Ketua DPR RI : “Maafkanlah Para Koruptor”

Posted: July 30, 2011 in Umum
Tags: ,

Written By: Andi Ryza Fardiansyah

Marzuki Alie

Muncul lagi satu keajaiban yang dilakukan oleh Ketua DPR kita Marzuki Alie1 yang menyatakan bahwa “seharusnya koruptor itu dimaafkan”. Kata-kata ini keluar seakan-akan tanpa beban dan tanpa rasa bersalah kepada rakyat Indonesia yang telah menderita siang dan malam akibat korupsi yang dilakukan oleh para pejabatnya. Saya tidak kemudian menuduhkan bahwa Marzuki Ali adalah seorang koruptor karena belum ada putusan pengadilan yang memvonis hal tersebut. Namun, apa yang dikatakannya sebagai ketua DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) sama sekali tidak mencerminkan bahwa di adalah seorang wakil rakyat. Karena tentu saja perkataan itu bukanlah keinginan dari rakyat.

Saya tidak mau mengajari Bapak Marzuki Alie bagaimana menjadi seorang wakil rakyat, karena tentu saja beliau lebih paham akan hal tersebut. Namun, yang aneh adalah ketika seorang yang seharusnya menjadi lidah rakyat Indonesia justru malah menghimbau kepada rakyatnya untuk memaafkan pelaku utama yang menyebabkan banyak rakyat yang menderita. Saya tidak pernah menyangka hal ini akan terjadi, dan sampai saat ini saya masih takjub akan kalimat tersebut. Mungkin itu khilaf (kebodohan) ataukah kesengajaan untuk membuat rakyat kita marah. Atau mungkin saja statement tersebut dalam rangka menyambut bulan ramadhan. Namun apapun itu, korupsi tetaplah sebuah kejahatan yang tersistematis yang tidak dapat diselesaikan dengan cara memaafkan.

Saya tahu, bahwa dalam kemanusiaan kita senantiasa harus saling memaafkan. Saya mengerti agama apapaun didunia ini pasti menganjurkan untuk saling memaafkan. Akan tetapi bukan untuk sebuah kejahatan seperti korupsi. Korupsi itu bukan pelanggaran tapi kejahatan. Tindakan yang walaupun tidak ada hukum yang mengatur dirasakan sangat merugikan. Korupsi itu beda dengan ketika kita melanggar rambu lalu lintas atau merokok di tempat yang dilarang merokok. Korupsi itu membunuh, sistematis dan hanya dapat dilakukan oleh mereka yang memiliki kekuasaan. Korupsi mustahil dilakukan oleh mereka yang tidak memegang jabatan. Maka dari itu, korupsi adalah penindasan nyata yang dilakukan oleh pejabat kepada rakyatnya.

Kalaupun kita mengkaji lebih dalam, korupsi seharusnya dimasukkan dalam kategori extra ordinary crime. Di Cina saja, koruptor dihukum mati, menunjukkan betapa berbahayanya korupsi bagi kesejahteraan rakyat cina. Seharusnya di Indonesia pun seperti itu. Koruptor-koruptor tersebut haruslah dihukum mati. Ini bukan persoalan apakah kita mengahrgai hak asasi manusia atau tidak. Akan tetapi, koruptor adalah orang yang tidak menghargai hak asasi manusia. Lalu buat apa kita memberikan penghargaan terhadap hak asasi manusia orang-orang yang secara terang-terangan tidak menghargai hal tersebut?

Rakyat memilih wakilnya untuk duduk di Dewan Perwakilan Rakyat dengan harapan bahwa orang-orang tersebut akan memperjuangkan kesejahteraan mereka. Bukan memilih orang yang dengan sengaja mendukung pembebasan koruptor tanpa syarat. Seharusnya Bapak Marzuki Alie malu sebagai seorang ketua DPR. Seharusnya dia sadar bahwa dia adalah simbol harapan rakyat Indonesia. Kalau Ketua sudah tidak bisa dipercaya, apalagi alasan yang tersisa bagi rakyat Indonesia untuk memberikan trust kepada pemerintah?

Sungguh sebuah hal yang tidak dapat dipercaya.

Advertisements
Comments
  1. Ini betul-betul mutlak direnungi :
    ” Koruptor-koruptor tersebut haruslah dihukum mati. Ini bukan persoalan apakah kita mengahrgai hak asasi manusia atau tidak. Akan tetapi, koruptor adalah orang yang tidak menghargai hak asasi manusia. Lalu buat apa kita memberikan penghargaan terhadap hak asasi manusia orang-orang yang secara terang-terangan tidak menghargai hal tersebut ?

    Saya tidak yakin usaha ” mereka ” sampai !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s